Blog EntryMENGENAL RUMAH ADAT KHAS BUGISApr 25, '08 6:45 PM
for everyone
Oleh : Ishak

Rumah bugis memiliki keunikan tersendiri, dibandingkan dengan rumah panggung dari suku yang lain ( Sumatera dan Kalimantan ). Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan tanbahan disamping bangunan utama dan bagian depan [ orang bugis menyebutnya lego - lego ].

Bagaimana sebenarnya arsitektur dari rumah panggung khas bugis ini ?. Berikut adalah bagian - bagiannya utamanya :

1. Tiang utama ( alliri ). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. tetapi pada umumnya, terdiri dari 3 / 4 baris alliri. Jadi totalnya ada 12 batang alliri.
2. Fadongko’, yaitu bagian yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya.
3. Fattoppo, yaitu bagian yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya.



Mengapa orang bugis suka dengan arsitektur rumah yang memiliki kolong ? Konon, orang bugis, jauh sebelum islam masuk ke tanah bugis ( tana ugi’ ), orang bugis memiliki kepercayaan bahwa alam semesta ini terdiri atas 3 bagian, bagian atas ( botting langi ), bagian tengah ( alang tengnga ) dan bagian bawagh ( paratiwi ). Mungkin itulah yang mengilhami orang bugis ( terutama yang tinggal di kampung, seperti diriku ) lebih suka dengan arsitektur rumah yang tinggi. Mengapa saya suka ? karena saya orang bugis… hehehe.. :) . Sebenarnya bukan karena itu, tetapi lebih kepada faktor keamanan dan kenyamanan. Aman, karena ular tidak dapat naik ke atas ( rumahku di kampung tingginya 2 meter dari tanah ). Nyaman, karena angin bertiup sepoi-sepoi, meskipun udara panas.. Wong rumahnya tinggi, hehehe

Bagian - bagian dari rumah bugis ini sebagai berikut :

1. Rakkeang, adalah bagian diatas langit - langit ( eternit ). Dahulu biasanya digunakan untuk menyimpan padi yang baru di panen.
2. Ale Bola, adalah bagian tengah rumah. dimana kita tinggal. Pada ale bola ini, ada titik sentral yang bernama pusat rumah ( posi’ bola ).
3. Awa bola, adalah bagian di bawah rumah, antara lantai rumah dengan tanah.

Yang lebih menarik sebenarnya dari rumah bugis ini adalah bahwa rumah ini dapat berdiri bahkan tanpa perlu satu paku pun. Semuanya murni menggunakan kayu. Dan uniknya lagi adalah rumah ini dapat di angkat / dipindah.. simple kan. :)


designta wrote on Apr 23
Fadongko' <<< orang sinjai?
venomjeka wrote on Apr 23
Tidak ada perbedaan dengan yang di Makassar yang beda hanyalah istilahnya saja. Kalo dari pihak Ibu yang yang dari Bulukumba banyak rumah kembar jadi 2 bangunan rumah yang sama besar ato yang satu sedikit lebih kecil dan biasanya dipusatkan untuk kegiatan dapur atopun makan dan yang satunya untuk terima tamu dan tempat tidur.
Kalo Bapak (jeneponto) biasa saja, Bapak saya juga penggemar berat Ballak Kayu (rumah panggung) alasannya sebagai petani mau ditaro dimana itu barang dari kebun/sawah hehehehe
ahmadsalehudin wrote on Apr 30
nagus ya...rumah bugis...andai kita dapat informasi tentang bagaimana para nenek moyang membangun rumah (pemilihan tempat, pencarian kayu, upacara-ipacara yang dilakukan, dan lambang yang digunakan, tentu akan lebih menarik lagi.
ahmadsalehudin wrote on Apr 30
Btw, punya pic rumah bugis yang lain tidak ya...? bagi dunk...?
Oh ya.. jangan lupa tuk berkunjung ke www.melayuonline.com dan www.rajaalihaji.com
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design - Copyright © 2005 Sam Royama All rights reserved.